MENAKAR PELUANG SYARIF-HERI AHMADI (SYARIAH)

Masih belum finalnya calon Incumbent Drs. H. Syarif Hidayat, M.Si. dalam memilih bakal calon wakilnya di Pilwalkot 2012 mendorong penulis untuk mengutak-atik bakal calon wakil walikota pendamping Pak Syarif. Kali ini penulis mencoba menganalisis sekiranya Pak Syarif Hidayat (kader PAN) berpasangan dengan Pak Heri Ahmadi (kader PKS). Apabila nantinya pasangan ini jadi untuk disandingkan, maka Koalisi PAN-PKS yang platform dan programnya banyak kemiripan, ditambah dengan Golkar yang sudah bulat mendukung Pak Syarif, diperkirakan akan menjadi kekuatan yang besar dan sangat layak dimungkinkan memperoleh kemenangan.
Koalisi ini mengingatkan kita akan keberhasilan koalisi PKS-PAN pada Pilgub Jabar di tahun 2008 lalu, yang hasilnya ternyata Pasangan Ahmad Heryawan (PKS) dan Dede Yusuf (saat itu masih di PAN, belum ‘loncat’ ke Demokrat) sukses menjadi pemenang dan menjadi Gubernur serta Wakil Gubernur Jabar periode 2008-2013. ‘Virus” kesuksesan tersebut tentunya diharapkan akan menular pada Pilwalkot 2012 di Kota Tasikmalaya. Hanya bedanya pada Pilgub yang jadi gubernur dari PKS sedangkan wakilnya dari PAN. Sementara duet Syarif-Heri, yang jadi calon walikota dari PAN dan bakal calon wakilnya dari PKS. Perbedaan lainnya, pada Pilgub Jabar yang sangat populer adalah wakilnya yaitu Dede Yusuf, sementara gubernurnya belum begitu populer. Sedangkan pada Pilwalkot Tasikmalaya 2012 terbalik, yang populer adalah walikotanya, sementara calon wakilnya, yaitu Pak Heri Ahmadi, belum begitu populer.
Pada kesempatan ini penulis tidak akan terlalu menyoroti sosok Pak Syarif, karena sosok beliau sudah dikenal khalayak dan telah diuraikan pada tulisan bulan yang lalu di koran ini dengan judul: “Menakar Peluang Syarif-Otong”. Yang akan dianalisis dan akan dicoba ‘dipopulerkan’ oleh penulis sekarang adalah sosok bakal calon pendamping Pak Syarif, yaitu Heri Ahmadi.
Di samping sebagai Ketua Fraksi PKS di DPRD Kota Tasikmalaya, Heri Ahmadi juga mengemban amanat sebagai Ketua DPD PKS Kota Tasikmalaya, sekaligus sebagai kader PKS yang terpilih menjadi Anggota Dewan Kota Tasikmalaya periode 2009-2014 untuk Daerah Pemilihan 3 (Kecamatan Mangkubumi dan Kawalu). Sebagai seorang kader PKS, militansi Heri Ahmadi tidak diragukan lagi, terutama militansi keislamannya. Ilmu agamanya sangat luas. Kemampuan tablignya sangat bagus. Beliau sering dipanggil ustadz, karena memang beliau sering tampil berceramah di depan umum, baik dalam acara-acara tablig akbar, pengajian umum, khotib Idul Fitri-Idul Adha, maupun khotib Jum’at. Penulis sendiri pernah beberapa kali mengikuti ceramahnya. Gaya ceramahnya tenang, meyakinkan, terkadang diselingi juga oleh humor tapi tidak “segarang” humor Pak Syarif. Kajian materinya mudah dicerna, mendalam, dan memberikan pencerahan bagi para pendengarnya.
Keterampilan beliau dalam tampil di muka umum hampir sama dengan Pak Syarif. Bila Pak Syarif memilih beliau menjadi pendampingnya dan Pak Heri siap bersanding dengan Pak Syarif, maka dua sosok ini bisa mewakili sosok “santri” di Kota Tasikmalaya yang dijuluki sebagai Kota Santri. Penulis yakin, akan banyak warga dan para ulama yang mendukung duet pasangan ini, terutama warga dan ulama yang termasuk anggota dan kader PAN-PKS serta simpatisan kedua partai tersebut. Belum lagi didukung oleh warga dan kader Golkar yang mengusung Pak Syarif sebagai calon walikota.
Modal dasar Pak Heri untuk maju sebagai balon wakil walikota bukan hanya kemampuannya dalam berkomunikasi massa di depan umum. Akan tetapi lebih dari itu, dapat dipastikan Pak Heri akan didukung habis-habisan oleh para kader PKS. Sangat tidak mungkin para kader PKS “membelot” pada calon lain. Kader PKS terkenal dengan kader militan, kader yang dengan gigih dan sungguh-sungguh mendukung secara penuh kadernya yang maju untuk menjadi calon pemimpin.
Salah satu contoh kegigihan para kader PKS adalah menilik pengalaman penulis menyaksikan kampanye pasangan Ahmad Heryawan-Dede Yusuf (Hade) pada Pilgub beberapa tahun yang lalu di lapangan olahraga Dadaha Kota Tasikmalaya. Para kader muda PKS, baik ikhwan dan akhwatnya, mereka dengan ‘gagah” berani menyebarkan stiker, pamplet, dan riflet hampir ke seluruh pedagang kecil/pedagang kaki lima yang ada di lapangan Dadaha, yang terkadang diiringi dengan dialog memperkenalkan pasangan Hade kepada para pedagang tersebut. Pun juga penulis tidak meragukan militansi para kader PAN yang datang dari hampir semua penjuru Kota/Kabupatan Tasikmalaya, Ciamis, Banjar, atau kota-kota lainnya, tumplek menyatu pada kampanye pasangan Hade saat itu.
Lalu dari segi finansial, kemampuan Pak Heri dalam mengumpulkan pundi-pundi uang atau dana tidak perlu disangsikan. Sepengetahuan penulis, jika ada salah satu kader di PKS yang maju untuk dicalonkan menjadi pemimpin, maka biasanya seluruh kader, baik dari pusat, wilayah, daerah, cabang, atau ranting, akan bersatu padu bekerjasama dan kompak untuk mengumpulkan dana guna pendukungan calon tersebut, sehingga apabila secara pribadi calon tersebut, misalnya tidak mempunyai uang lebih untuk mencalonkan diri, secara otomatis tidak perlu khawatir, semuanya akan tertutupi oleh kebersamaan para kader dalam menginfakkan hartanya.
Akhirnya kini bola ada di tangan Pak Syarif dan Pak Heri. Akankah Pak Syarif mengusulkan tiga nama ke DPW PAN Jabar sebagai calon wakilnya, yang satu diantara tiga nama tersebut adalah Heri Ahmadi? Kemudian apabila nantinya DPW PAN Jabar meng-SK-kan Pak Heri Ahmadi menjadi balon wakil Pak Syarif, apakah Pak Heri siap dan rela bersanding dengan Pak Syarif? Jika kedua pertanyaan itu dijawab dengan jawaban “ya”, maka ‘mimpi’ penulis akhirnya akan menjadi kenyataan. The dream comes true. Semoga.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s