CIRI-CIRI PENGHUNI NERAKA

Image

           Ada beberapa nama neraka yang disebutkan dalam Al-Qur’an, antara lain: huthamah, hawiyah, jahannam, jahim, saqar, sa’ir dan wail. Neraka huthamah diperuntukkan bagi orang-orang yang mengumpat, mencela dan kikir. Firman-Nya: Kecelakaanlah bagi setiap pengumpat lagi pencela, yang mengumpulkan harta dan menghitung-hitung, dia mengira bahwa hartanya itu dapat mengkekalkannya, sekali-kali tidak! Sesungguhnya dia benar-benar akan dilemparkan ke dalam Huthamah.” (Al-Humazah: 1-4).

            Neraka hawiyah diperuntukkan bagi orang-orang yang ringan timbangan kebaikannya dan berat timbangan keburukannya. Firman-Nya: “Dan adapun orang-orang yang ringan timbangan (kebaikan)nya, maka tempat kembalinya adalah neraka Hawiyah.” (Al-Qari’ah: 8-9). Penghuni neraka jahannam adalah orang-orang sesat yang menjadi pengikut syetan, firman-Nya: “Sesungguhnya hamba-hamba-Ku tidak ada kekuasaan bagimu terhadap mereka, kecuali orang-orang yang mengikut kamu, yaitu orang-orang yang sesat. Dan sesungguhnya Jahannam itu benar-benar tempat yang telah diancamkan kepada mereka (pengikut-pengikut syetan) semuanya.” (Al-Hijr: 42-43). 

            Bagi orang-orang yang sesat juga menempati neraka jahim. “Dan diperlihatkan dengan jelas neraka Jahim kepada orang- orang yang sesat.” (Asy-Syu’ara: 91). Adapun penghuni neraka saqar adalah orang-orang difirmankan Allah swt dalam surat Al-Muddatstsir ayat 42-46: “Apakah yang memasukkan kamu ke dalam Saqar (neraka)?”Mereka menjawab: “Kami dahulu tidak termasuk orang-orang yang mengerjakan shalat, dan kami tidak (pula) memberi makan orang miskin, dan adalah kami membicarakan yang bathil, bersama dengan orang-orang yang membicarakannya, dan adalah kami mendustakan hari pembalasan.

            Neraka sa’ir akan ditempati oleh orang-orang yang memakan harta anak yatim secara zalim, seperti firman-Nya: “Sesungguhnya orang-orang yang memakan harta anak yatim secara zalim, sebenarnya mereka itu menelan api sepenuh perutnya dan mereka akan masuk ke dalam api yang menyala-nyala (neraka).” (An-Nisa: 10).  

            Neraka wail disediakan Allah swt bagi orang-orang yang curang dalam menakar dan menimbang. Firman-Nya: Kecelakaan besarlah bagi orang-orang yang curang, (yaitu) orang-orang yang apabila menerima takaran dari orang lain mereka minta dipenuhi, dan apabila mereka menakar atau menimbang untuk orang lain, mereka mengurangi.” (Al-Muthaffifin: 1-3). Di samping itu, neraka wail juga ditempati oleh orang-orang yang lalai dalam shalatnya, orang yang riya (melakukan ibadah hanya karena ingin dipuji orang), dan orang yang enggan menolong orang lain. Allah swt berfirman: Maka kecelakaanlah bagi orang-orang yang shalat, (yaitu) orang-orang yang lalai dari shalatnya, orang-orang yang berbuat riya, dan enggan (menolong dengan) barang berguna.” (Al-Ma’un: 4-7).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s