NIKMATNYA BERSEDEKAH

Image

          Bersedekah itu pasti nikmat. Bersedekah merupakan salah satu usaha untuk mensyukuri nikmat. Betapa banyaknya nikmat yang diberikan Allah kepada manusia, maka sangat naïf dan tidak etis apabila manusia tidak mensyukuri nikmat tersebut. Allah swt menyuruh manusia untuk mensyukuri nikmat, tidak mengkufurinya. Firman-Nya: “…dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)-Ku.” (Al-Baqarah: 152). “Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.” (Ibrahim: 7).

            Bersedekah itu dijamin mendapatkan berbagai kenikmatan yang berupa keutamaan, antara lain: Pertama, dilipatgandakan pahalanya (Al-Baqarah: 261: “Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allahadalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipatgandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.”). Tidak ada ceritanya orang yang sering bersedekah hidupnya bangkrut, justru dengan bersedekah hidupnya kian makmur dan sejahtera. Sebaliknya, orang yang tidak bersedekah alias kikir bin bakhil, hidupnya sering mengalami kebangkrutan. Ancaman bagi orang bakhil seperti difirmankan Allah swt dalam surat Ali-Imran ayat 180: “Sekali-kali janganlah orang-orang yang bakhil dengan harta yang Allah berikan kepada mereka dari karuniaNya menyangka, bahwa kebakhilan itu baik bagi mereka. Sebenarnya kebakhilan itu adalah buruk bagi mereka. Harta yang mereka bakhilkan itu akan dikalungkan kelak di lehernya di hari kiamat. Dan kepunyaan Allah-lah segala warisan (yang ada) di langit dan di bumi. Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.”

            Kedua, disuburkan keberkahan hartanya. Firman-Nya: “Allah memusnahkan riba dan menyuburkan sedekah. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang tetap dalam kekafiran, dan selalu berbuat dosa.” (Al-Baqarah: 276). Menyuburkan sedekah artinya memperkembangkan harta yang telah dikeluarkan sedekahnya atau melipatgandakan berkahnya.

            Ketiga, sedekah ialah amalan yang tidak putus pahalanya walaupun sudah meninggal dunia. Sabda Rasul SAW: “Apabila anak Adam meninggal dunia, terputuslah amalnya kecuali tiga perkara: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfa’at dan anak saleh yang mendo’akan orangtuanya.” (HR. Muslim). 

Sedekah itu nikmat, betapa bahagianya dalam diri orang yang bersedekah karena hartanya menjadi bersih dan suci. Allah swt berfirman: “Ambillah sedekah (zakat) dari sebagian harta mereka, dengan sedekah (zakat) itu kamu membersihkan dan mensucikanmereka dan mendoalah untuk mereka. Sesungguhnya doa kamu itu (menjadi) ketenteraman jiwa bagi mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (At-Taubah: 103).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s